Bandung, Tulungagung — Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) MTs dan MA Muhammadiyah Bandung sukses menyelenggarakan Musyawarah Ranting (Musyran) VIII pada Sabtu, 17 Oktober 2026. Kegiatan ini mengusung tema “Estafet Kepemimpinan, Manifestasi Gerakan Pelajar Berkemajuan” dan diikuti oleh para santri serta kader IPM di lingkungan madrasah. Musyran menjadi momentum penting untuk memperkuat kaderisasi, mengevaluasi perjalanan organisasi, dan mempersiapkan kepemimpinan baru.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala MTs Muhammadiyah Bandung. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya IPM sebagai wadah pembinaan pelajar untuk mengembangkan potensi diri, melatih jiwa kepemimpinan, serta membangun keterampilan berorganisasi. Beliau juga berharap para kader mampu menjadi generasi yang kritis, responsif, dan siap menghadapi tantangan zaman.
“IPM merupakan wadah tempat para santri belajar berorganisasi dan berlatih memecahkan masalah (problem solving). Melalui wadah ini, kalian tidak hanya menimba ilmu agama dan akademik, tetapi juga dilatih untuk menjadi pemimpin masa depan yang kritis, responsif, dan siap menghadapi tantangan,” tutur Kepala MTs Muhammadiyah Bandung dalam arahannya.
Rangkaian Musyran VIII dilanjutkan dengan agenda persidangan yang meliputi penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus, pembahasan program kerja, serta pemilihan kepengurusan baru. Melalui agenda tersebut, para kader diharapkan dapat melakukan evaluasi secara menyeluruh sekaligus merumuskan program-program inovatif yang sesuai dengan kebutuhan pelajar dan perkembangan organisasi.
Tema “Estafet Kepemimpinan, Manifestasi Gerakan Pelajar Berkemajuan” menegaskan bahwa regenerasi bukan sekadar pergantian kepengurusan, melainkan proses melanjutkan perjuangan dan menghadirkan perubahan positif. IPM diharapkan menjadi ruang bagi pelajar untuk menumbuhkan kreativitas, memperkuat solidaritas, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, serta menerapkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui penyelenggaraan Musyran VIII ini, diharapkan lahir kepengurusan IPM yang solid, amanah, dan inovatif serta mampu membawa organisasi menjadi lebih aktif dan progresif. Dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi, IPM MTs dan MA Muhammadiyah Bandung diharapkan terus berkontribusi dalam menciptakan pelajar berkemajuan yang bermanfaat bagi madrasah, persyarikatan, dan masyarakat.
Komentar Terbaru